Rabu, 29 Juli 2026

KONSEP DASAR SEJARAH (X.E.1)

    



1. Identitas : 
Nama              : Sonia Ayuning Pangesty, S.Pd. 
Pertemuan.      : ke-2
Kelas               : X.E.1
Mata Pelajaran : IPS (Sejarah) 
Materi.             : Konsep Dasar Sejarah


2. Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu:

1.     Mengembangkan konsepsejarah tentang masuk dan berkembangnya penjajahan Bangsa Eropa di Indonesia

2.      Mengidentifikasi peran tokoh-tokoh nasional dalam perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan bangsa Eropa

3.      Dapat memetakan dampak penjajahan bangsa Eropa di Indonesia

4.      Menyusun manfaat yang masih ditemui di kehidupan masa kini dari penjajahan Bangsa Eropa

5.      Bernalar kritis menyelesaikan permasakahan mengenai bentuk penjajahan yang dialami bangsa Indonesia pada masa kini dan masa yang akan datang bekerja secara mandiri dalam menemukan bukti peninggalan kolonialisme di lingkungan sekitar


3. Materi Pembelajaran : 
Assalamualaikum Wr.Wb 
X.E.1 berikut merupakan materi mengenai Konsep Dasar Sejarah yang akan kita bahas di hari ini ya nak… 

-Sejarah

Kata "sejarah" berasal dari bahasa Arab, yaitu syajaratun, yang berarti "pohon". Pemilihan kata ini bukan tanpa alasan, sebab pohon menggambarkan proses pertumbuhan yang berkesinambungan: memiliki akar sebagai asal-usul, batang sebagai proses, cabang sebagai rangkaian peristiwa, dan ranting yang terus bertambah sebagai kelanjutan cerita. Analogi ini mencerminkan hakikat sejarah sebagai sesuatu yang terus tumbuh dan berkembang dari masa lalu menuju masa kini.

Selain dari bahasa Arab, istilah sejarah juga dikenal dalam berbagai bahasa lain, di antaranya:

  • History (Inggris), berasal dari kata historia dalam bahasa Yunani yang berarti penyelidikan atau pencarian kebenaran.
  • Geschichte (Jerman), yang berarti sesuatu yang telah terjadi atau sudah lampau.
-Sejarah Menurut Para ahli

Beberapa ahli mendefinisikan sejarah dengan sudut pandang yang berbeda-beda, di antaranya:

  • Ibnu Khaldun mengartikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, beserta segala perubahan yang terjadi pada watak masyarakat tersebut.
  • Moh. Yamin menyatakan bahwa sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun berdasarkan hasil penyelidikan atas peristiwa yang dapat dibuktikan dengan kenyataan atau fakta.
  • R. Moh. Ali memandang sejarah sebagai keseluruhan perubahan, kejadian, atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita, sekaligus sebagai ilmu yang menyelidikinya.
  • Sartono Kartodirdjo membedakan sejarah menjadi dua makna, yaitu sejarah objektif (peristiwa itu sendiri yang telah terjadi dan tidak dapat terulang) dan sejarah subjektif (bentuk kisah dari peristiwa yang disusun oleh penulisnya).
  • Kuntowijoyo mendefinisikan sejarah sebagai rekonstruksi masa lalu yang bersifat empiris, yang mengkaji apa, siapa, kapan, di mana, dan bagaimana suatu peristiwa terjadi berdasarkan bukti-bukti yang ada.
Silahkan akses PPT yang ibu lampirkan dibawah ya nak, untuk materi lanjutan yang akan kita pelajari hari ini…



4. Assesment : Individu

Banyak orang menganggap sejarah hanya pelajaran menghafal tahun dan nama tokoh. Menurut pendapatmu, mengapa memahami alasan terjadinya suatu peristiwa di masa lalu jauh lebih penting daripada sekadar menghafal tanggalnya? Berikan satu contoh sederhana dari kehidupanmu sehari-hari!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOLONIALISME DAN IMPREALISME BANGSA BARAT KE INDONESIA (XI.F.S2)

     1. Identitas :  Nama              : Sonia Ayuning Pangesty, S.Pd.  Pertemuan.      : ke-2 Kelas                 : XI.F.S2 Mata Pelajara...